Monday, August 12, 2013

Jalan Kaki : Fisik tidak Berbohong ~_~

Tanggal 5 Januari 2012 lalu saya ada rencana khusus. Rencana hari itu adalah mencari tempat yang nyaman untuk mengetik dan tersedia fasilitas buku dan internet. Pilihan termudah adalah Perpustakaan Nasional di Jl. Medan Merdeka. Perpusnas Monas biasanya saya sebut-sebut bila bercerita ke teman mengenai tempat ini. Tempatnya enak kok, cozzy.

Naik kereta menuju monas, commuter line. Sempat terpikirkan, rute ke sana bila naik bus naik apa ya ?? Enaknya bisa naik bus bila melihat rute untuk jalan kaki yang lumayan jauh. Dulu beberapa kali kesini dengan jalan kaki. Enak juga kok jalan di sepanjang jalan Kebon Sirih. Bisa lihat gedung-gedung.

--Haah?? hanya gedung-gedung saja yang terlihat ??

Yah, disepanjang jalan Kebon Sirih ini ada gedung Sekretariat Wakil Presiden, gedung Hankam, gd. balai kota DKI Jakarta, dan lainnya. Untuk urusan kuliner disini banyak. Kalau mau belok dikit ke arah Sabang, bisa nemu dah tuh jajanan khas Sabang yang udah terkenal sebagai tempat kongkow2...

Nah, jalan kaki lah saya dari Stasiun Gondangdia. Masuk Jl. Kebon Sirih di awali dengan MNC Tower, Plaza Pupuk Kaltim, terus ke Plaza Telkom, Balai Kota, Pusat Strategi (Hankam/TNI), hingga di ujung perempatan jl.Kebon Sirih, di depan Kopi Tiam Oey... peggggeeeellll banget nih kaki.

-- Usia memang tidak berbohong?

Enak saja!. Bukan usia, tapi fisik.

Peeggelll banget. Lelah sekali. Duduk-duduk lah di dekat perempatan jalan itu.

Berpikir apakah meneruskan perjalanan atau tidak. "Terusin gak ya ke Perpusnas?" karena masih harus jalan memutar balik lagi dengan jarak hampir setengah perjalanan semula. walaaah.

Lihat Bus Kopaja 502... Saya menyerah. Lelah, akhirnya saya naik Bus Kopaja 502 menuju Gramedia Matraman.

Akhirnya memang perlu beli mobil ini kalau begini....

-- ngarep ..

biarin!
Reaksi:

0 komentar: